Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Memantau Peredaran Obat Sirup di Pasar 16 Ilir

By Administrator 27 Okt 2022, 21:33:30 WIB Wakil Walikota
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Memantau Peredaran Obat Sirup di Pasar 16 Ilir

Palembang (Kamis, 27 Oktober 2022) Bertempat di Toko Obat yang ada di Pasar 16 Ilir Palembang Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda melakukan pemantauan peredaran obat sirup.

 

Pada kesempatan tersebut Fitrianti menyampaikan, “Hari ini saya bersama Tim Percepatan dari Provinsi, Bidang Kesehatan Provinsi dan Kota datang begitu juga dengan BP POM untuk memastikan bahwa sesuai dengan apa yang sudah diinstruksikan dari Kementrian dan juga BP POM untuk 3 jenis obat yang sudah memang berdasarkan penelitian ternyata bisa membahayakan bayi yang mengkonsumsi ataupun anak anak bisa merusak organ ginjal”.

Baca Lainnya :

 

“Maka obat – obatan ini tidak boleh lagi diperjual belikan”, ujarnya.

 

Fitrianti menambahkan, “ada sekitar 102 jenis obat-obatan yang memang masih dalam penelitian, masih dalam kajian, ini sambil kita menunggu hasil resmi dari Kemenkes dan tentu juga dari BP POM”.

 

“ini memang obat-obatan ini berdasarkan kesepakatan kawan-kawan ini juga untuk sementara tidak boleh untuk diperjual belikan dulu sampai nanti ada informasi lebih resmi”, pungkasnya.

 

“Kami berharap kepada semuanya kawan-kawan dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota, Apoteker, Apotik dan semuanya yang ada kaitannya dengan obat-obatan ini untuk betul-betul bisa bekerjasama mematuhi apa yang ada dan memastikan bahwa obat-obatan yang sekiranya membahayakan bagi masyarakat untuk betul-betul nantinya bisa kita amankan dan tidak lagi diperjualbelikan” tegasnya.

 

“dan memang berdasarkan hasil rapat kemaren dari 4 kasus, ada 1 yang sudah meninggal dunia akibat mengkonsumsi obat ini. Dan kami memohon kepada masyarakat untuk perhatiannya terutama ibu-ibu yang memiliki bayi yang usianya masih sangat rentan untuk tidak lagi membeli obat-obatan yang sifatnya sirup. Sambil nanti ada informasi lebih detail terkait masalah keberadaan obat sirup ini sendiri dari Kemenkes dan juga BP POM” tukasnya.  

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook