Teknologi dalam islam

By Administrator 31 Okt 2022, 10:29:59 WIB Opini
Teknologi dalam islam

Teknologi pendidikan dalam pendidikan islam adalah upaya inovasi dan peningkatan kualitan proses pemebelajaran yang lebih baik, maka hal ini sangat sesuai dengan konsep pendidikan islam yang selalu merespon hal-hal baru dan berkembang sebagaimana karakter pendidikan Islam yang dinamis dan berkembang.

Teknologi pendidikan menurut konsep AECT (Association for Educational Communication and Technology) adalah suatu bidang yang berkepentigan dengan memfasilitasi belajar pada manusia, melalui usaha yang sistematik dalam identifikasi, pengembangan, pengorganisaisan, dan pemanfaatan berbagai macam sumber belajar serta dengan pengelolaan atas keseluruhan proses tersebut.

Pendidikan Islam sebagaimana pendidikan yang lain adalah usaha dan proses pembinaan dan pengembangan potensi peserta mejadi optimal dan bermanfaat bagi masyarakat, namun pendidikan Islam lebih luas dan universal, karena pendidikan Islam  adalah pendidikan yang berusaha membina dan mengembangkan semua potensi peserta didik secara integral dan menyeluruh meliputi akal, ruh, fisik, moral dan etika, sosial iman dan ketakwaannya dan sebagainya, sehingga menjadi manusia yang seutuhnya bahagia di dunia dan akhirat.

Baca Lainnya :

Islam memandang Teknologi adalah sebagi alat, sarana, dan sebagi Uslub (cara atau metode) yang dapat memberikan nilai tambah suatu pekerjaan dan memudahkan urusan manusia dalam melakukan aktifitasnya serta kehidupannya di dunia. Internet, TV, komputer dan sebagainya adalah sarana dan media bisa baik dan bisa buruk sesuai dengan mental dan karakter pemakainya, demikian pula metodologi dan cara adalah hal yang bersifat kreatifitas manusia yan dapat berkembang kapan saja dan dimana saja.

Apabila orang menggunakan teknologi dalam kebaikan, maka teknologi akan melahirkan kemaslahatan bagi umat dan kemajuannya, sebaliknya bila yang memakainya adalah orang-orang yang tidak betanggungjawab dan bertujuan merusak, maka teknologi itu sendiri akan merusak kehidupan manusia. (Al-Qardhawi 1998)

Teknologi tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang bersifat akidah dan teologi, dia adalah bagian dari karakteristik Islam yang dinamis dan berkembang sesuai dengan kreatifitas manusia untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, lebih efesien dan efektif dalam kehiduapn yang dikenal dalam diskursus ilmu keislaman dengan muutagayiraat (Fleksibel).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook