Hukum Begadang Dalam Islam

By Administrator 09 Apr 2021, 16:07:14 WIB Dunia Islam
Hukum Begadang Dalam Islam

“Katakanlah: Bagaimana pendapatmu jika Allah jadikan malam itu terus-menerus sampai hari kiamat? Siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Apakah kamu tidak mendengar? Katakanlah: Bagaimnana pendapatmu jika Allah jadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari kiamat. Siapakah Tuhan selain Allah yang mendatangkan malam padamu sebagai waktu istirahatmu? Apakah kamu tidak memperhatikan?” (Q.S. Al-Qasas : 71-72).

Dalam ayat Al-Qur’an diatas Allah menyatakan bahwa sebenarnya malam itu dijadikan bagi hamba-Nya sebagai tempat untuk beristirahat dan bertafakkur sehingga bertambah keyakinan dan keimanan kepada Allah Ta’alaa.

Ada beberapa pendapat mengenai hokum begadang itu sendiri, sebagian ulama mengatakan Makruh dan sebagian lagi mengatakan haram.

Baca Lainnya :

1.      Makruh

Merujuk kepada Al-Qur’an surah Almu’minun ayat 66-67 yang artinya;

“Sungguh, ayat-ayat-Ku selalu dibacakan kepadamu, tapi kamu selalu berpaling ke belakang. Dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan keji terhadapnya pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.” Ibnu Abbas pun berkata bahwa; sesungguhnya begadang malam adalah makruh hukumnya.

Begadang hukumnya makruh apabila dilakukan untuk hal-hal yang mubah (contoh: memperbincangankan masalah dunia, singkatnya berbicang tentang hal-hal yang baik). Sementara Rasulullah sendiri lebih menyukai untuk mengakhiri shalat ‘Isya dan mencela begadang malam.

2.      Haram

Hukum begadang dalam islam menjadi haram apabila dilakukan untuk hal-hal yang telah nyata larangannya oleh Allah SWT maupun Rasulullah seperti menonton acara televisi yang merusak akhlak, melakukan tindak maksiat, atau memperbincangkan keburukan orang lain. Hal ini juga yang menjadikan begadang haram karena menggunjing orang lain.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook